Kehadiran Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) 17 Mei 2016 dalam rangka membuka secara resmi Sosialisasi Empat Pilar MPR RI (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika) mendapat sambutan yang hangat dari seluruh sivitas UKIT, hal ini dibuktikan dengan jumlah kehadiran dari peserta yang mencapai 600 orang yang terdiri dari dosen, mahasiswa, kader parpol, LSM, hukum tua Desa Poopo, Desa Teling, Desa Kumu, Desa Pinasungkulan, Desa Rap-rap dan Desa Sondaken

KETUA MPR RI DI UKIT 3

Rektor UKIT, Yopie Pangemanan dalam sambutannya sangat bersyukur ketika UKIT kedatangan tokoh nasional yang memiliki semangat juang yang tinggi untuk meluruskan kembali tujuan berbangsa dan bernegara. Rektor juga menjelaskan bahwa UKIT sementara berupaya untuk memupuk nilai-nilai ke-Bhinneka-an dalam konsep multikultural inklusif yang tercermin dalam visi UKIT. Mengakhiri sambutannya, Rektor atas nama keluarga besar UKIT memberikan ucapan selamat hari ulang tahun ke 54 kepada Ketua MPR RI Zulkifli Hasan yang jatuh pada tanggal 17 Mei bertepatan saat Ketua MPR RI membuka secara resmi kegiatan sosialisasi di UKIT.

Saat membuka secara resmi kegiatan sosialisasi, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan bahwa untuk meluruskan kembali tujuan berbangsa dan bernegara, maka diperlukan haluan negara. Haluan negara sangat penting untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Menurut pria kelahiran Lampung ini, dengan adanya haluan Negara, maka diharapkan tidak akan terjadi berbagai penyimpangan dalam pengelolaan sumber daya alam yang hanya menguntungkan kelompok atau orang tertentu.

KETUA MPR RI DI UKIT 4

Dalam kegiatan tersebut, Zulkifli juga berperan sebagai narasumber bersama Rektor UKIT, Yopie Pangemanan, dan anggota MPR RI dari Fraksi PAN Ali Taher, dan civitas akademika Universitas Kristen Indonesia Tomohon.

Zulkifli menceritakan, di tahun 1960-an Bung Karno berpidato di sidang Umum PBB. Dalam pidatonya, Kata Bang Zul, sapaan akrab Zulkifli Hasan, Bung Karno dengan tegas mengatakan bahwa Indonesia tidak ingin mempunyai ideologi ala barat maupun timur. Bung Karno mengatakan bahwa Indonesia mempunyai ideologinya sendiri yaitu Pancasila.

KETUA MPR RI DI UKIT 1

“Pancasila adalah cinta kasih, kasih sayang, gotong royong, dan musyawarah mufakat. Tapi, apakah cinta kasih dan kasih sayang itu masih melekat di keluarga kita sekarang ini. Itulah yang menjadi masalah,” ujar Zulkifli. Pada bagian akhir, Zulkifli memberikan sertifikat secara simbolis kepada Hukum Tua Desa Pinasungkulan, Kabupaten Minahasa yang juga menjadi peserta dalam sosialisasi empat pilar MPR RI.