Kegiatan dies natalis UKIT yang telah dilangsungkan selama beberapa pekan berlangusng meriah. Hari ini (28/2) UKIT melalui panitia pelaksana telah melaksanakan ibadah syukur puncak perayaan dies natalis ke 52. Kegiatan ini dilaksanakan di pendopo UKIT Ds. AZR Wenas Kuranga Tomohon. Ibadah ini dihadiri oleh Pemerintah Kota Tomohon, Polres Tomohon, Sekretaris BPMS GMIM Pdt. Dr. Hendry Runtuwene, M.Si, Rektor UKIT Yopie Pangemanan, S.Pd., MM, para wakil rektor, dosen, staf, pegawai dan seluruh mahasiswa yang tersebar di tujuh fakultas di lingkungan UKIT.
Khadim dalam ibadah syukur tersebut adalah Pdt. Piet Tampi, S.Th., M.Si yang juga sebagai Majelis Pertimbangan Sinode. Tampi mengambil pembacaan dalam Filipi 2:1-11. Dalam khotbahnya tampi mengatakan bahwa egoisme sesorang bagai bom waktu yang kapan saja bisa meledak. Tampi juga mengingatkan bahwa dengan membilang usia ke 52 tahun, UKIT harus menjadi kembang kesaksian gereja dalam bidang pendidikan. Berdasarkan perintah Alkitab saya berpesan kepada seluruh sivitas akademika UKIT untuk menaruh jiwa Kristus dalam jiwa kita, tetaplah tegar dan yakinlah bahwa dengan meneladani jiwa Kristus, kita pasti akan dimenangkan dalam berbagai pergumulan secara pribadi maupun institusi. tutur Tampi menutup khotbahnya.
Rektor Yopie Pangemanan, S.Pd., MM dalam sambutannya menuturkan bahwa menurut Paulus perpecahan memang harus ada untuk menguji siapa yang akan tahan uji. Ds. AZR Wenas pernah berpidato untuk melakukan pelayanan, GMIM harus punya mahkota kesaksian dan mahkota itu adalah UKIT.
Dalam sambutan tersebut Pangemanan juga berpesan kepada semua sivitas untuk melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi visitasi akreditasi BAN-PT. Dalam kegiatan tersebut Pangemanan juga menyerahkan sertifikat dosen profesional kepada beberapa dosen dari YPTK yang telah bergabung dan telah mengikuti tahapan sertifikasi oleh Dikti dan berhasil lulus. Pangemanan menjelaskan bahwa ini merupakan bukti keseriusan kami untuk menyatukan perbedaan yang telah berkepanjangan dan dengan bertambahnya dosen yang telah tersertifikasi, maka UKIT saat ini menjadi Perguruan Tinggi Swasta dengan dosen sertifikasi profesional terbanyak di Sulawesi Utara. Pangemanan mengapresiasi panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan Dies Natalis ke 52 UKIT sehingga berlangsung sukses.
Dikesempatan yang sama Sekretaris BPMS GMIM Pdt. Dr. Hendry Runtuwene, S.Th., M.Si dalam sambutannya mengatakan siapa pun yang taat dengan Keputusan untuk menjadikan UKIT bersatu dalam sidang gerejawi berarti dia ada di pihak gereja. Dalam sambutannya juga, Runtuwene mengapresiasi kinerja yang dilakukan oleh Rektor Yopie Pangemanan. Runtuwene berpesan bahwa kerja keras ini harus tetap dilakukan secara terus menerus.Kepada sivitas akademika UKIT Runtuwene berpesan untuk berani memperjuangkan kebenaran sekali pun tinggal sendirian yang memperjuangkannya. Menutup sambutannya Runtuwene atas nama BPMS GMIM mengucapkan selamat Dies Natalis ke 52 UKIT.